Text
KTI Anak : Gambaran Pelaksanaan Pemasangan Nesting Terhadap Peningkatan Suhu Tubuh Pada Bayi Berat Lahir Rendah
XMLBayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2500 gram merupakan faktor resiko yang menyebabkan kematian pada bayi khususnya masa perinatal. Masalah yang sering terjadi adalah pengaturan suhu yang rendah dan daya tahan tubuh yang lemah sehingga rentan terhadap infeksi. Tidak semua bayi dengan berat lahir kurang dari 2500 gram mendapatkan pelayanan kesehatan dengan teknologi canggih karena hambatan pembiayaan dalam perawatan, faktor geografis atau tempat tinggal, transportasi, dan komunikasi seperti penggunaan alat inkubator dan dikombinasikan dengan nesting. Nesting merupakan suatu alat yang digunakan di ruang NICU dan Perinatologi terbuat dari kain yang dapat disesuaikan dengan panjang badan bayi yang diberikan pada bayi prematur atau bayi dengan BBLR. Tujuan penulisan ini adalah untuk meningkatkan suhu tubuh pada bayi dengan Bayi Berat Lahir Rendah. Penulis menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus, yang terdiri dari 2 responden. Setelah 3 hari pelaksanaan pemasangan nesting didapatkan hasil suhu tubuh kedua subjek meningkat dalam batas normal. Kesimpulan pada studi kasus ini adalah intervensi nesting dapat meningkatkan suhu tubuh bayi BBLR. Studi kasus ini merekomendasikan pentingnya perawat anak dalam melakukan intervensi nesting dalam menjaga suhu tubuh BBLR. rn rnKata Kunci: Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), suhu tubuh, nesting.
Detail Information
| Item Type |
KTI
|
|---|---|
| Penulis |
Rahmawati - Personal Name
|
| Student ID | |
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji | |
| Kode Prodi PDDIKTI | |
| Edisi | |
| Departement | |
| Kontributor | |
| Bahasa |
English
|
| Penerbit | : ., 2019 |
| Edisi | |
| Subyek | |
| No Panggil |
614 RAH G
|
| Copyright | |
| Doi |








