Karya Tulis Ilmiah
KTI KMB : LITERATURE REVIEW: EFEKTIVITAS MANAJEMEN RASA HAUS DENGAN MENGHISAP ES BATUPADA KLIEN HEMODIALIS
XMLLatar belakang: haus merupakan hal paling umum yang terjadi pada klien yang menjalani hemodialisis. Rasa haus akibat pembatasan cairan harus diatasi dikarenakan dapat membuat klien mengalami stres dan depresi, terutama jika klien mengkonsumsi obat yang dapat membuat membran mukosa kering seperti diuretik. Tujuan: mendapatkan gambaran pelaksanaan manajemen rasa haus dengan menghisap es batu pada klien hemodialisis berdasarkan studi empiris dalam sepuluh tahun terakhir. Metode: dalam pencarian sumber artikel dilakukan melalui database Scopus, ProQuest, Google Scholar, ScienceDirect, dan Perpusnas. Didapatkan lima artikel yang penulis review. Hasil: berdasarkan lima artikel, didapatkan informasi bahwa membasahi mulut dengan menghisap es batu dapat mengurangi rasa haus. Menghisap es batu bisa dilakukan maksimal 3-4 kali dalam sehari. Kesimpulan: menghisap es batu dapat menahan rasa haus, hal ini karena air yang terkandung didalam es batu memberikan efek dingin yang dapat menyegarkan dan mengatasi haus sehingga pasien dapat menahan rasa haus lebih lama. Menghisap es batu akan membuat mukosa dalam mulut lembab setelah es batu mencair, sehingga mulut pasien tidak kering. Rekomendasi: perawat dapat memberikan terapi menghisap es batu sebagai alternatif intervensi yang efektif untuk mengurangi rasa haus pada klien hemodialisis. Intervensi tersebut dapat dilakukan di rumah sakit dan di rumah dengan bantuan keluarga.
Detail Information
| Item Type |
KTI
|
|---|---|
| Penulis |
Prasetyo, Rhenanda Dwi Puspita - Personal Name
|
| Student ID | |
| Dosen Pembimbing |
Ns.Hinin Wasilah, M.Sc - - Dosen Pembimbing 1
|
| Penguji | |
| Kode Prodi PDDIKTI | |
| Edisi |
Published
|
| Departement | |
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | Akademi Keperawatan Fatmawati : Jakarta., 2021 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil |
KTI18079 PRA L 2021
|
| Copyright |
Akademi Keperawatan Fatmawati
|
| Doi |








